catat mikro 7

Ku masih bersenandung  dalam  zulmat malam yang kian mengerang.  Ku kekal kejang seluruh  energi  untuk mengangkat jisim tinta. Hidupku  adalah  kelibat  malam  yang  memuja  di  pelupuk  malam. Malam-malam mendatang  bagiku  adalah  kesiangan. Mereka yang  menerawangiku tidak  akan  mampu menspekulasikan  gerak atau  putar  mindaku  yang cukup  berbeza nilai  indigonya. Aku sudah  berusia. Tetapi tidak  terlalu  senja. Orang  sepertiku  tidak memiliki selera  humanisme untuk berpasangan.  Aku  hanya  faham  istilahku yangku eksprimenkan setiap  hari;  sendiri, asing;

Mereka  melihatku punya  penyakit; autism n banyak sme sme sme yang lain–..

Tetapi jawapannya telahku jilidkan  di kutubkhanahku  sendiri..di  area terpencil  dan teraliensasi—ku kini menjadi  sebahagian  dari  warga  Everest–puncak  tertinggi  di  dunia kan  berkumandang  azannya  seperti  telah anda  maklumi  di  pelusuk  bumi  yang  bersyahadah-

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: