CATAT MIKRO-Spek bulan Jun, prolog bulan Julai

Tidak dapatku celupkan nuansa di skrin monitor ini-Segalanya bagai pertempuran yang tidakkan seperti memenangkan-Sekiranya ku memilih ntuk mencabuli rebel ini, akan tampak aku adalah pengecut yang tidak akan dimaafi.

Mengapa masih menghairahkan panji kemenangan andai pahlawannya kini dicambuk rasa gerun untuk mara mendefensifkan pergelutan maha beban ini.

Di antara kesepian dan kekeruhan. Berpanjangan. Menjerut kewajaanku. Tidak pernahnya menyerah. Giat meruntunku. Bala apa ini. Atau rahmahkah ini. Berganjak mengengsot-engsotku. Cermat dan penuh perlahan. Memang manusia manapun akan terpelosok mendahlui su’ul zon. Mungkinku telah dipalsukan. Palsu segalanya mengitariku. Palsunya harapan. Dan palsunya seorang ambisius?

Bulan ini, memang bulan kegalauan. Sudah cubaku. Malah berkali-kali. Untuk kembali menjadi seorang misterius. Seorang yang biografi hidupnya sulit dihipotesiskan orang lain. Seorang separator. Ada galaksinya tersendiri. Itulah aku yang dahulu. Zaman yang dimiliki oleh seorang lelaki. Dan lelaki itulah termasuk aku. Bisa diandalkan. Perlukah aku kembali?

Tetapi setelah memperbaharui diri, mencicirkan aku yang dahulu-aku senantiasa dibidik dan diburu penyesalan. Tidak tertanggungkan. Sekali lagi, mestikah aku kembali seperti aku yang silam?

Bulan ini, bulan ujian. Aku punyai Tuhan. Aku ada keimanan. Kalau dahulu? Kalau aku yang lampau?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: