Puisi Belati di Teratak (2)

Belati di Teratak (2)

biarkan, biarkan, dia terkujur tanpa pembelaan di sana,

biarkan renyuk surat khabar yang kehabisan tarikh menjadi pakaian kepada badannya yang dekat kebogelan,

buat apa simpati padanya,,
jangan, biarkan, biarkan anjing-anjing kurap itu sahaja berbahasa dan berkongsi makan minum dengannya,,

manusia sudah hitam sehitam nya mata hati,

matanya hanya optikal dinar,

speknya material dan kemanusiaan biarkan diijak-pijak di kakinya,
biar dia menjadi medan dicerca, dihina, dimaki, disumpah seranah, dijuih-juih keji…

dia tidak akan mampu seperti kalian, yang memakai sepatu berjenama, berbusana import, mobil bersilih ganti, makanmu banyak berbaki , lahapmu lagak angkuh, hotel setiap malam betukar pindah,

sungguh, jangan pedulikan lelaki itu, biar dia dengan rambut masai dan keras, wajahnya bagai disapu lumpur, tangannya terketar-ketar bagai pesakit parkinson, lidahnya dulu petah kini tergagap-gagap penuh kronik….

jangan simpati padanya,,jangan, kerana kesimpatian itu hanya lah syarat untuk dihebah pada mata umum bahawa si ini si itu masih lagi dikata punya empati,,,

ceh! jangan menipu diri, jangan hipokrit, cukup, cukup, cukup!!
cukup sudah apa yang lelaki itu rengsai,,
cukup sudah bencana yang merobeknya,,
cukup sudah tuhan,,,dia tidak layak lagi untuk berkawan dengan alamnya yang lama dan penuh sukses,,
dan sampai dia melawan gagapnya, kata-katanya uzur, mata-matanya berat mengatup dengan gerutu wajahnya yang dulu penuh pesona,,

kata-katanya seperti dipaku kepada manusia yang mengkerumuninya:

Jangan pernah bertanya kenapa ku mati dan kenapa ku begini“…

hanya anjing kurap dan berhingus ditepinya terlihat melinang titis mata,,,
betapa manusia terus bodoh dan tidak mahu celik mata hati…
dan nisan lelaki itu masih di jalanan itu
dengan anjing yang seperti berdoa…..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: