Puisi Merisik Kasih Yang SATU-

Merisik  kasih  yang  SATU

Mungkin  perjumpaan  dengan  malam  kala  nanti  adalah  santapan  yang  memeluk  rasa  sayu.
Ya,  kehilangan  dia,  kehilangan  satu  inti  dalam  tautan  diri  yang  tidak  sepatutnya  diambisikan  apatah  lagi  membulatkannya  sebagai  cita-cita  melangit.
Harap  dia  akan  menyusup  seperti  malam-malam  sebelum  ni  ,dipelawa  gemilang,
lalu  merasa  aman  untuk  dinikmati.
Damai  untuk  dikembalikan.
Bila-bila  masa  sahaja.
Ya,  anasir  keliru  itu  tidak  akan  mencemar  pada  iktikad  diri.
Benar-benar  inginkan  sejahtera.
Sejahtera  untuk  menjadi  hantaran  dalam  merisik  kasih  yang  Satu.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: