Puisi Berlari Kepada-Mu

Rincuh dipujuk tenteram,

usah lolar.

gopoh jangan disambut mentah,

biar awalnya kita digilis rengsa,

engkau akui,

membangkangi tidak sekali.

“Tuhan, aku yakin Tuhan ada, bohong kalau Hamba mendedah angkuh, satu cuma-

jalan mana Hamba dilorongkan wahai Tuhan ?

Benar Tuhan, beginikah Sunnah orang dicelik pada Cahaya?

Hakikatnya seperti inikah resam hidup orang  yang “berlari” kepada -Mu Tuhan?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: