Puisi Hujan Munajatnya Kembali-

tika malam bernafas syahdu
ku hamparkan tikar sejadah
munajatku hanya pada-Mu
merindui maghfirah-Mu

berderai  manik-manik  mutiara  penyesalan
dibayangi dosa-dosa silam
detik-detik hitam menghantui diri

ku persembahkan solat taubat
memohon acap  kali  maghfirah dari-Mu
mengharapkan pengampunan dari-Mu
mendambakan kasih sayang dari-Mu
perkenankanlah doa hambaMu ini…..

Amin Ya Rab..

Istajib du’aana…..

Allahu Rabbi.

(mac19/10)

  1. ya,,buat temanku yang ada ‘potensial’ tapi ‘segan’ -walau kadangkala ‘selalu cuba’ untuk menghadirkan dalam lapangan ini-teruskan tintamu!! tulisanmu selalu meminta untuk ‘bernafas’ di dada hayatnya yang nyata!

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: